• Thu, Aug 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

5 August 2026 23:49  |

Sinyal Stagflasi Tekan Dolar

Indeks dolar AS sedikit melemah sekitar 0,15% ke area 99,80 pada perdagangan Rabu (5/8) dan bertahan di bawah level psikologis 100 untuk sesi keempat. Dolar tertekan oleh tanda-tanda perlambatan tenaga kerja, tetapi penurunannya terbatas karena tekanan harga sektor jasa masih tinggi.

Data ADP menunjukkan perusahaan swasta AS hanya menambah 44.000 pekerjaan pada Juli, lebih rendah dari perkiraan sekitar 70.000 dan melambat dari angka Juni yang direvisi menjadi 95.000. Hasil tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa momentum perekrutan mulai kehilangan tenaga menjelang laporan NFP.

ISM Services PMI naik tipis menjadi 54,1 dari 54,0, tetapi masih di bawah perkiraan 54,5. Meski sektor jasa tetap berekspansi, komponen tenaga kerja anjlok ke 47,4, masuk zona kontraksi. Sebaliknya, pesanan baru meningkat menjadi 57,2, menunjukkan permintaan domestik masih cukup kuat.

Pasar juga mencermati indeks harga yang dibayar, yang naik dari 67,7 menjadi 70,3. Kondisi ini menciptakan sinyal menyerupai stagflasi: perekrutan melemah, tetapi biaya perusahaan tetap meningkat. Karena itu, pasar belum sepenuhnya menghapus kemungkinan The Fed kembali menaikkan suku bunga.

Fokus selanjutnya tertuju pada laporan NFP Jumat. Konsensus memperkirakan ekonomi AS menambah sekitar 80.000 pekerjaan pada Juli, setelah 57.000 pada Juni. Namun, ADP dan komponen tenaga kerja ISM bukan prediktor yang selalu akurat untuk NFP sehingga volatilitas pasar berpotensi tetap tinggi.

Analisis Newsmaker: DXY masih memiliki bias bearish selama tertahan di bawah 100,00–100,20, dengan support di 99,50 dan 99,20. NFP yang lemah dapat memperpanjang tekanan dolar dan mendukung emas, sedangkan NFP kuat atau pertumbuhan upah yang tinggi dapat mengangkat DXY kembali di atas 100. Lonjakan harga jasa juga membuat pelemahan dolar berpotensi terbatas karena The Fed masih harus menghadapi inflasi yang membandel. (arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai