Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bunga The Fed masih terbuka tahun ini.
Sentimen dolar juga tertekan karena investor melihat potensi pelemahan USD bisa berlanjut jika ketua The Fed berikutnya cenderung lebih dovish dan mendorong pemangkasan suku bunga lebih dalam. Ekspektasi pasar soal arah kebijakan ini membuat daya tarik dolar ikut turun dibanding mata uang utama lain, termasuk poundsterling.
Dari sisi Inggris, Bank of England (BoE) memberi dukungan ke pound karena memilih jalur kebijakan yang lebih bertahap. Pada rapat Desember, BoE menurunkan suku bunga dari 4,0% ke 3,75%, level terendah dalam hampir tiga tahun, namun menegaskan penurunan berikutnya akan dilakukan dengan perhitungan yang makin ketat.
Gubernur BoE Andrew Bailey juga menekankan bahwa suku bunga kemungkinan masih turun, tetapi setiap pemangkasan selanjutnya akan menjadi keputusan yang “lebih sulit” karena bank sentral tetap menimbang risiko inflasi dan ketahanan ekonomi.
Perbedaan ritme kebijakan ini penting: jika The Fed lebih agresif memangkas suku bunga sementara BoE lebih hati-hati, maka selisih imbal hasil bisa makin menguntungkan pound. Kondisi itu biasanya membantu GBP/USD bertahan kuat.
Ke depan, pergerakan GBP/USD tetap sensitif terhadap komentar pejabat bank sentral dan data ekonomi AS. Jika sinyal rate cut The Fed makin menguat, pound berpeluang menjaga momentum; sebaliknya, kalau dolar mendadak dapat dukungan dari data kuat atau nada Fed yang lebih hawkish, pasangan ini bisa cepat berbalik.
5 poin penting
- GBP/USD naik ke sekitar 1,3480 dan bertahan di atas 1,3450.
- Dolar melemah karena pasar makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga.
- Ekspektasi ketua The Fed baru yang lebih dovish bisa menambah tekanan ke USD.
- BoE menurunkan suku bunga ke 3,75%, tapi menegaskan jalurnya bertahap.
- Divergensi kebijakan Fed vs BoE jadi kunci arah GBP/USD ke depan.
Sumber: Newsmaker.id