Dolar Tertekan, Pound Ikut Waspada
Pasangan GBP/USD bergerak datar di sekitar 1,3330 selama sesi Asia hari Jumat(5/12). Pelaku pasar memilih bersikap hati-hati dan menunggu rilis data inflasi utama AS, yaitu Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan September yang sempat tertunda. Angka ini penting karena bisa memberi sinyal lebih jelas soal arah suku bunga The Fed ke depan.
Dari sisi Amerika, spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed minggu depan semakin menguat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar sekarang memperkirakan hampir 89% peluang penurunan suku bunga Fed sebesar 25 bps pada pertemuan Desember, menjadi kisaran 3,50%–3,75%, naik tajam dari proyeksi sekitar 63% sebulan lalu. Ekspektasi ini berpotensi membebani Dolar AS dan bisa menjadi angin segar bagi GBP/USD jika data mendukung.
Namun dari sisi Inggris, sentimennya tidak sepenuhnya positif. Kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Inggris dan ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan lebih cepat melonggarkan kebijakan justru bisa menekan Pound. Mayoritas analis memperkirakan BoE akan memangkas suku bunga menjadi 3,75% pada Desember, dengan peluang sekitar 90% di harga pasar. Kombinasi The Fed yang dovish dan BoE yang juga berpotensi dovish inilah yang membuat GBP/USD sementara cenderung datar, karena pasar masih menimbang mana yang lebih dominan. (az)
Sumber: Newsmaker.id