EUR/USD Menguat Karena Investor Mengabaikan Rencana Tarif Trump
EUR/USD bangkit mendekati 1,0500 pada jam perdagangan Amerika Utara pada hari Selasa (25/2). Pasangan mata uang utama ini menguat karena Dolar AS melemah meskipun ada kekhawatiran baru akan perang dagang global. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun mendekati 106,45.
Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa rencananya untuk mengenakan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko pada tanggal 4 Maret, yang ditunda sebulan setelah kedua negara sepakat untuk memperketat kegiatan perbatasan, masih berjalan. "Tarif akan diberlakukan tepat waktu, sesuai jadwal," kata Trump dari Gedung Putih. Ketakutan baru akan tarif oleh Donald Trump pada mitra-mitranya di Amerika Utara telah menghasilkan stabilitas dalam Dolar AS (USD). Indeks USD pulih dari level terendah 11 minggu di 106,10 menjadi mendekati 106,70.
Di sisi ekonomi, data Pesanan Barang Tahan Lama AS dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) untuk bulan Januari akan menjadi pemicu utama berikutnya bagi Dolar AS, yang akan dirilis masing-masing pada hari Kamis dan Jumat. Investor akan mencermati data inflasi PCE, yang merupakan pengukur inflasi pilihan Federal Reserve (Fed), karena beberapa pejabat telah menunjukkan kekhawatiran atas tren deflasi yang melambat akhir-akhir ini.
Pada sesi hari Selasa, investor akan fokus pada data Kepercayaan Konsumen AS untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada pukul 15:00 GMT.(Ads)
Sumber: FXStreet