EUR/USD Nanjak Terus, Dolar AS Mulai Kelelahan?
Pasangan EUR/USD terus menguat mendekati area 1,1615 di sesi Asia karena Dolar AS melemah. Penyebab utamanya, data PMI Manufaktur AS turun ke 48,2 dan masih berada di zona kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut. Angka ini lebih buruk dari perkiraan, sehingga pasar makin yakin The Fed bakal memangkas suku bunga di pertemuan 9–10 Desember. Probabilitas pemangkasan suku bunga sekarang sudah mendekati 87%, naik cukup jauh dari sekitar 71% minggu lalu, sehingga tekanan ke Dolar makin besar.
Di sisi lain, Euro justru dapat dukungan dari pandangan bahwa ECB kemungkinan sudah selesai memangkas suku bunga. Komentar Christine Lagarde yang menyebut biaya pinjaman sudah di level yang tepat, dan Nagel yang merasa nyaman dengan kebijakan saat ini, membuat pasar melihat kebijakan ECB cenderung stabil. Namun, data awal inflasi (IHK) Zona Euro yang akan rilis nanti masih jadi risiko: kalau inflasi turun lebih rendah dari perkiraan, Euro bisa terbebani lagi karena pasar bisa mulai berspekulasi soal pelonggaran kebijakan lanjutan dari ECB. (az)
Sumber: Newsmaker.id