Euro Sedikit Menguat, Tapi Dolar Masih Dominan
Nilai tukar euro terhadap dolar AS bergerak naik tipis di kisaran US$1,15 per euro pada perdagangan Senin, setelah sebelumnya sempat melemah ke level terendah dalam tiga bulan. Kenaikan ini terjadi di tengah perbedaan arah kebijakan antara Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve (The Fed) yang masih menjadi fokus utama pasar valuta asing.
Dari sisi Eropa, sejumlah pejabat ECB mulai memberi sinyal sikap yang lebih hati-hati dan membuka peluang untuk pelonggaran kebijakan moneter jika inflasi terus menurun. Sebaliknya, dolar AS tetap tangguh setelah data ekonomi Amerika menunjukkan ketahanan di sektor tenaga kerja dan konsumsi, membuat pelaku pasar memperkirakan The Fed belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.
Analis menilai, selama perbedaan kebijakan suku bunga ini bertahan, dolar AS masih berpotensi menekan euro dalam jangka pendek. Namun, jika data ekonomi zona euro mulai menunjukkan perbaikan menjelang akhir tahun, nilai tukar EUR/USD bisa berbalik menguat. Untuk saat ini, pelaku pasar tetap berhati-hati menunggu sinyal lebih jelas dari kedua bank sentral besar dunia tersebut.(cp)
Sumber: Newsmaker.id