Aussie Melemah di Tengah Ketegangan Timur Tengah
AUD/USD pada sesi Asia terbaru bergerak melemah di kisaran 0,7150, seiring penguatan dolar AS yang kembali muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Reuters melaporkan dolar sempat menyentuh level tertinggi satu pekan sebelum terkoreksi tipis, sementara mata uang berbasis risiko seperti dolar Australia justru berada di bawah tekanan.
Pergerakan ini cukup konsisten dengan karakter AUD sebagai risk currency. Ketika ketegangan Timur Tengah meningkat terutama setelah konflik AS-Iran kembali memanas dan Selat Hormuz terganggu pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko. Hal ini membuat AUD melemah terhadap USD, yang kembali mendapatkan arus safe haven meskipun tidak terlalu agresif.
Selain faktor geopolitik, tekanan pada AUD/USD juga datang dari sisi kebijakan moneter. Penguatan dolar terjadi karena ekspektasi bahwa inflasi yang dipicu oleh lonjakan harga minyak dapat membuat The Fed menahan suku bunga lebih lama. Kondisi ini memperkuat daya tarik USD dibanding mata uang lain, termasuk AUD.
Kesimpulannya, pelemahan AUD/USD saat ini bukan karena fundamental Australia yang melemah, melainkan karena kombinasi penguatan dolar + meningkatnya risiko global. Selama ketegangan Timur Tengah belum mereda dan harga energi masih tinggi, AUD/USD berpotensi tetap bergerak terbatas dengan bias melemah dalam jangka pendek.(Zaf)
Sumber: Newsmaker.id