• Sat, Apr 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 April 2026 08:41  |

AUD/USD Melemah, Begini Respon RBA!

AUD/USD melemah tipis pada perdagangan Asia Selasa (14/04), berbalik turun setelah mencatat kenaikan moderat pada sesi sebelumnya dan bergerak di sekitar 0,7090. Pelemahan terjadi di tengah tarik-menarik sentimen: dolar Australia berpotensi mendapat bantalan dari bias hawkish Reserve Bank of Australia (RBA), namun pasar masih sensitif terhadap arah risiko global dan premi risiko terkait energi.

Wakil Gubernur RBA Andrew Hauser menilai Australia sedang menghadapi lingkungan makro yang menantang, ketika inflasi tetap tinggi dan kapasitas pasokan terbatas meningkatkan risiko skenario mirip stagflasi jika guncangan energi berlanjut. Ia menyebut “skenario mimpi buruk” bagi bank sentral adalah inflasi yang naik bersamaan dengan pelemahan aktivitas ekonomi, kombinasi yang membuat keputusan kebijakan menjadi jauh lebih kompleks.

Di sisi eksternal, dolar AS tetap berada di bawah tekanan seiring komentar Wakil Presiden AS JD Vance yang dinilai sedikit mendukung risk sentiment, dengan menekankan upaya diplomasi dan kemungkinan jalur de-eskalasi konflik AS–Iran. Namun, minimnya kemajuan yang nyata membuat premi risiko minyak bertahan, menjaga volatilitas tetap tinggi pada aset berisiko.

Dalam wawancara dengan Fox News, Vance menyampaikan nada hati-hati namun relatif optimistis terkait negosiasi dengan Iran, mengatakan ada progres bermakna meski belum ada terobosan. Ia menilai pembicaraan akhir pekan bersifat konstruktif dan memberi pejabat AS pemahaman yang lebih dalam terhadap posisi tawar Iran.

Meski belum menghasilkan kesepakatan formal, Vance menekankan hasil pembicaraan tidak semestinya dipandang sebagai kegagalan, seraya menyoroti adanya indikasi pihak Iran bersedia mendekati posisi AS meski belum cukup untuk memfinalisasi perjanjian. Bagi pasar, kombinasi bias hawkish RBA dan ketidakpastian geopolitik lewat kanal harga energi tetap menjadi kunci, karena akan mempengaruhi ekspektasi suku bunga Australia sekaligus arah appetite risiko global yang tercermin pada pergerakan AUD/USD. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

AUD/USD

AUD Tahan Kenaikan di $0,655

Dolar Australia bertahan di sekitar $0,655 pada Senin, melanjutkan penguatan 0,6% di Jumat menyusul pelemahan dolar AS setela...

8 September 2025 08:19
AUD/USD

AUD Tertekan Lagi, Kenapa 0,6700 Sulit Ditembus?

AUD/USD kembali melemah dan turun di bawah 0,6700 pada sesi Asia Kamis, bergerak di sekitar 0,6680. Tekanan muncul setelah ek...

15 January 2026 09:08
AUD/USD

AUD Melemah Ketegangan Timur Tengah Tekan Sentimen Pasar

Dolar Australia (AUD) terus melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin (23/6), memperpanjang penurunan untuk hari ketiga...

23 June 2025 09:34
AUD/USD

AUD Kian Terpuruk: Trump, Tiongkok, dan RBA Jadi Beban Berat

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin (07/07), melanjutkan tren penurunan untuk hari ketiga b...

7 July 2025 13:37
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai