Sinyal Kuat dari RBA Bikin Pasar Terkejut
Dolar Australia (AUD) menguat tipis terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan Selasa(30/12), mendekati level tertinggi 14 bulan di 0,6727. Penguatan ini terjadi meski volume transaksi relatif sepi akibat libur Tahun Baru di Australia. Sentimen positif datang dari meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) masih membuka peluang kenaikan suku bunga.
Risalah rapat RBA bulan Desember menunjukkan adanya ketidakpastian di kalangan pembuat kebijakan terkait apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup ketat. RBA menegaskan siap memperketat kebijakan jika inflasi tidak turun sesuai harapan. Perhatian pasar kini tertuju pada data inflasi kuartal keempat yang akan dirilis 28 Januari, karena angka inflasi inti yang lebih tinggi dari perkiraan bisa mendorong kenaikan suku bunga pada rapat RBA 3 Februari mendatang.
Dari sisi eksternal, pasangan AUD/USD juga mendapat dukungan dari potensi melemahnya Dolar AS. Pasar memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga dua kali lagi pada 2026. Investor kini menunggu rilis Risalah Rapat FOMC bulan Desember, yang diperkirakan akan memberi petunjuk arah kebijakan The Fed dan pergerakan dolar ke depan. (az)
Sumber: Newsmaker.id