Pasar Kripto Lesu, Investor Pantau Kebijakan The Fed Dan Sentimen Regulasi
Bitcoin (BTC) kembali melanjutkan pelemahan pada Senin (18/8), diperdagangkan mendekati level $115.000 setelah sempat mencetak rekor baru di awal bulan. Tekanan jual dipicu oleh aksi ambil untung investor serta berkurangnya ekspektasi pemangkasan agresif suku bunga Federal Reserve (Fed). Data inflasi produsen (PPI) dan penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan pekan lalu menurunkan peluang Fed menurunkan suku bunga hingga 50 basis poin, membuat pasar kini lebih condong pada skenario pemangkasan moderat sebesar 25 basis poin di September.
Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua, ikut tertekan dan bergerak di bawah $5.400, seiring rotasi dana investor ke aset berisiko rendah di tengah ketidakpastian makro. Meski demikian, prospek jangka menengah ETH tetap ditopang oleh perkembangan ekosistem DeFi dan adopsi jaringan Layer-2, yang terus mencatatkan peningkatan volume transaksi. Sementara itu, Solana (SOL) bertahan lebih baik dibanding altcoin besar lainnya, didukung oleh lonjakan minat pada aplikasi berbasis NFT dan memecoin yang berbasis di jaringannya.
Di sisi lain, dominasi pasar Bitcoin turun menjadi 59,4%, terendah sejak 2020. Penurunan ini mencerminkan peningkatan minat investor pada altcoin utama seperti XRP dan BNB yang relatif lebih stabil. Beberapa analis menilai rotasi ini menandakan investor mencari diversifikasi di luar BTC, khususnya karena volatilitas yang meningkat pada level harga mendekati rekor tertinggi.
Dari sisi regulasi, sentimen pasar kripto masih didukung kabar positif dari Amerika Serikat, di mana beberapa produk investasi berbasis kripto mendapat persetujuan untuk dimasukkan ke portofolio pensiun. Hal ini semakin memperkuat legitimasi aset digital sebagai kelas aset alternatif di mata investor institusi. Namun, ketidakpastian tetap tinggi karena wacana regulasi pajak dan aturan kepemilikan kripto di Eropa serta Asia masih menjadi risiko bagi pasar.
Ke depan, fokus investor akan tertuju pada simposium Jackson Hole pekan ini, di mana pidato Ketua The Fed Jerome Powell berpotensi memberikan arah baru bagi aset berisiko, termasuk kripto. Jika nada yang disampaikan lebih hawkish, pasar kripto kemungkinan akan menghadapi tekanan lebih lanjut. Namun, jika Powell memberi sinyal dovish terkait prospek pemangkasan suku bunga, hal tersebut bisa memicu rebound cepat di pasar aset digital, terutama Bitcoin dan Ethereum.(alg)
Sumber: Newmaker.id