Bitcoin Jatuh Lagi
Bitcoin turun ke sekitar $115.000, melanjutkan penurunan pekan lalu dari level tertinggi sepanjang masa, seiring aksi ambil untung dan menurunnya ekspektasi pemangkasan suku bunga AS yang menekan sentimen pasar. Inflasi produsen AS dan data penjualan ritel yang lebih tinggi dari perkiraan mengurangi kemungkinan pelonggaran agresif Federal Reserve, sehingga memberikan tekanan pada aset berisiko.
Kendala tambahan muncul dari pernyataan Departemen Keuangan AS mengenai cadangan strategis, yang menimbulkan kekhawatiran tentang likuiditas yang lebih ketat, sementara perubahan kepemimpinan di lembaga keuangan utama menambah ketidakpastian kebijakan dan meningkatkan aversi risiko.
Penurunan ini juga menyoroti rotasi pasar yang lebih luas menuju cryptocurrency alternatif, dengan dominasi pasar Bitcoin turun menjadi 59,4%, terendah sejak 2020 dan di bawah ambang batas 60% yang telah lama dijaga. Namun, Bitcoin tetap didukung oleh arus masuk institusional dan sinyal regulasi yang positif, termasuk inklusinya dalam portofolio pensiun AS, yang terus memperkuat legitimasi mainstream aset tersebut. (az)
Sumber: Trading Economics