Volatilitas Minyak Uji Bitcoin: Safe Haven atau Risk-On?
Volatilitas harga minyak selama perang Iran kembali membuka perdebatan lama di pasar kripto: apakah Bitcoin berperan sebagai aset “risk-on” berbeta tinggi atau bisa berfungsi sebagai safe haven dalam kondisi tertentu. Dalam studi David Krause (Marquette University), Bitcoin dinilai bergeser dari karakter risk asset pada periode normal menjadi memiliki sifat lindung nilai yang “kondisional” selama episode perang Iran—yakni perilaku yang lebih menyerupai hedge ketika guncangan energi dan risiko geopolitik mendominasi.
Namun, Krause menekankan bahwa perubahan perilaku itu tidak konsisten lintas episode geopolitik. Pada operasi militer AS di Venezuela, Bitcoin tidak menunjukkan karakter lindung nilai, dan justru merespons penurunan harga minyak secara asimetris. Kesimpulan utamanya: fungsi Bitcoin sebagai “hedge” tampak sangat bergantung pada konteks makro dan geopolitik—termasuk cara pasar memproyeksikan inflasi, arah suku bunga, dan tingkat stress di aset tradisional.
Di pasar hari ini, harga kripto utama masih bertahan di area tinggi meski narasi energi dan geopolitik terus bergeser: Bitcoin sekitar US$75.754, Ethereum US$2.307, Solana US$85,76, BNB US$631,35, dan Cardano US$0,2486.(Arl)
Sumber : Newsmaker.id