Tekanan Jual Reda, Bitcoin Siap Berhenti Jatuh?
Harga Bitcoin mulai stabil di sekitar US$88.000 pada Selasa, setelah sebelumnya sempat terjun ke level terendah tujuh bulan yang memicu likuidasi besar dan menghapus lebih dari US$1 triliun dari nilai pasar kripto. Meski begitu, sentimen masih hati-hati: Bitcoin masih berpotensi mencatatkan bulan terburuk sejak 2022, dan ETF berbasis Bitcoin diperkirakan membukukan arus keluar terbesar sejak diluncurkan.
Sejumlah sinyal pasar mulai memberi harapan. Di pasar opsi, biaya lindung nilai (put) turun tajam, menunjukkan tekanan takut jatuh lagi mulai mereda. Indikator RSI 14-hari Bitcoin berada di level 32, mendekati zona oversold, sementara volatilitas tersirat kembali ke level April. Analis menilai kondisi ini menandakan stres pasar berkurang dan sebagian pelaku mulai percaya bahwa untuk sementara, titik terbawah sudah terbentuk.
Meski November mencatat arus keluar lebih dari US$6 miliar dari produk kripto global, sebagian besar investor masih bertahan. Penarikan sekitar US$3,7 miliar dari ETF Bitcoin AS hanya sekitar 3% dari total aset kelolaan US$110 miliar. Artinya, tekanan jual memang besar, tetapi belum berujung pada kepanikan total — menyisakan peluang bagi skenario pemantulan (rebound) jika sentimen membaik.(asd)
Sumber: Newsmaker.id