• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

16 January 2026 22:31  |

Perak Tersungkur, Pasar Redam Mode Safe Haven

Perak terkoreksi tajam pada perdagangan Jumat (15/1), pasca otoritas di China mengambil langkah untuk “mendinginkan” pasar berjangka daratan—pasar yang belakangan ikut menjadi mesin penguat reli perak global hingga menembus rekor. Spot silver sempat anjlok hingga 5,1%, melanjutkan pelemahan yang sudah terlihat pada sesi sebelumnya, sementara emas cenderung stabil.

Pemicu utamanya datang dari pengetatan aturan di bursa berjangka China. Regulator meminta bursa—termasuk Shanghai Futures Exchange (SHFE)—untuk menertibkan aktivitas perdagangan frekuensi tinggi, termasuk penyesuaian infrastruktur (server) serta pemangkasan batas maksimal posisi intraday untuk kontrak berjangka perak. Setelah volatilitas yang “tidak biasa” dalam beberapa hari terakhir, langkah ini dipandang sebagai sinyal bahwa China ingin menekan spekulasi berlebihan.

Meski terkoreksi, performa perak pekan ini masih terbilang kuat: masih naik sekitar 12% secara mingguan, walau laju kenaikannya mulai melandai setelah AS pada Rabu memilih menahan diri untuk tidak langsung mengenakan tarif impor pada mineral penting. Ancaman tarif yang sempat menggantung menjadi salah satu bahan bakar reli, tetapi keputusan untuk tidak menerapkan bea masuk secara luas membuat sebagian pelaku pasar melakukan aksi ambil untung.

Di sisi lain, tren besar perak belum sepenuhnya patah. Kenaikan cepat selama setahun terakhir ikut ditopang rotasi investor ke komoditas—seiring kekhawatiran soal pelemahan mata uang, utang pemerintah yang membengkak, dan risiko kebijakan yang sulit diprediksi. Namun, harga yang sudah terlalu tinggi juga berpotensi memicu peningkatan daur ulang, meski laju pasokan dari material bekas dinilai masih tertahan oleh keterbatasan kapasitas pemurnian grade tinggi.

Menjelang akhir sesi London, perak turun 2,9% ke $89,7018 per ons. Emas naik tipis 0,1% ke $4.618,92 per ons dan masih mengarah naik sekitar 2% sepanjang pekan. Platinum dan palladium ikut melemah, masing-masing turun setidaknya 3%, sementara pergerakan indeks dolar relatif datar.

Source: Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai