Oil Rebound Tipis, Tarif Greenland Trump Bayangi Demand Global
Minyak Mengurangi Kerugian Namun Tetap Tertekan oleh Risiko Perdagangan, Meredanya Kekhawatiran Pasokan
Harga minyak memangkas penurunan pada perdagangan terbaru setelah sebelumnya sempat jatuh sekitar 1% di awal sesi. Pelaku pasar kini fokus memantau ketegangan yang makin memanas terkait Greenland, yang kembali menghidupkan kekhawatiran perang dagang dan dampaknya ke permintaan global.
Minyak Brent turun 0,3% ke $63,94/barel. WTI melemah 0,2% ke $59,30/barel
Sentimen masih tertahan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 10% untuk beberapa negara Eropa mulai 1 Februari. Langkah ini membangkitkan kembali kekhawatiran bahwa sengketa dagang baru dapat menekan aktivitas ekonomi dan pada akhirnya mengurangi konsumsi energi.
“Tarif tambahan dapat membebani ekspektasi pertumbuhan global dan menurunkan kepercayaan terhadap prospek permintaan minyak mentah,” kata Christopher Tahir dari Exness.
Di sisi pasokan, tekanan harga juga datang dari meredanya ketakutan gangguan suplai dari Iran. Laporan menyebut tindakan AS di kawasan tersebut ditunda, sehingga risiko terganggunya pasokan dalam waktu dekat dinilai menurun—dan itu ikut mendorong harga terkoreksi.(yds)
Sumber: Newsmaker.id