• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 December 2025 07:01  |

Minyak Tahan Kenaikan Empat Hari, Fokus pada Blokade AS di Venezuela

Harga minyak bertahan pada kenaikan empat hari berturut-turut seiring AS melanjutkan blokade pengiriman minyak dari Venezuela. Dalam perdagangan pagi ini, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sekitar $58 per barel, setelah mengalami kenaikan sekitar 5% dalam empat sesi terakhir, sementara Brent ditutup mendekati **$62 per barel.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa AS akan terus menahan minyak dari kapal-kapal yang disita yang terkait dengan Venezuela. AS sudah menguasai dua tanker minyak dan masih dalam pengejaran untuk tanker ketiga, sebagai bagian dari upaya tekanan lebih lanjut terhadap pemerintahan Nicolás Maduro.

Meskipun ada penyitaan kapal, lebih dari dua belas kapal tanker masih mengangkut minyak dari pantai Venezuela sejak pemerintahan AS meningkatkan upayanya untuk mengurangi pendapatan minyak Caracas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pengetatan, pasokan minyak Venezuela masih berjalan meskipun terbatas.

Ketegangan geopolitik, termasuk ancaman serangan darat AS terhadap operasi narkoba di Amerika Latin, juga memberi dorongan pada harga minyak. Kenaikan harga minyak terjadi meskipun ada penurunan hampir 20% sepanjang tahun ini, dengan pasokan yang meningkat jauh lebih cepat daripada pertumbuhan permintaan, yang menyebabkan kelebihan pasokan di pasar.

Namun, meskipun harga minyak naik dalam beberapa hari terakhir, pasar tetap dihantui oleh kekhawatiran tentang penurunan permintaan akibat kondisi ekonomi global yang melambat dan ketidakpastian politik.

Pada pagi hari di Singapura, WTI untuk pengiriman Februari turun sedikit 0,2% menjadi $57,87 per barel. Sedangkan Brent untuk penyelesaian Februari ditutup lebih tinggi 2,7% pada harga $62,07 per barel pada hari Senin.

Kendati demikian, pasar minyak tetap sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, terutama terkait dengan Venezuela dan rencana kebijakan AS, yang akan terus menjadi faktor penting dalam pergerakan harga minyak dalam beberapa bulan ke depan.(asd)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai