Dolar Bangkit, Emas Tertekan
Harga emas bergerak melemah pada perdagangan Jumat malam, 31 Juli 2026. XAU/USD diperdagangkan di kisaran US$4.040 per troy ounce setelah sempat menyentuh area US$4.111 pada perdagangan hari ini. Tekanan jual membuat emas menjauh dari level US$4.100 yang sebelumnya berhasil dipertahankan.
Pelemahan emas terutama dipicu oleh pemulihan dolar AS. Indeks dolar kembali menguat setelah sebelumnya jatuh tajam akibat dugaan intervensi pemerintah Jepang untuk menopang yen. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain sehingga permintaannya ikut tertahan.
Tekanan juga datang dari data ekonomi Amerika Serikat yang masih menunjukkan ketahanan. Sentimen konsumen AS naik ke level tertinggi dalam lima bulan pada Juli, sementara belanja masyarakat tetap kuat. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa The Fed belum perlu terburu-buru melonggarkan kebijakan moneternya.
Meski demikian, penurunan emas masih tertahan oleh ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik yang terus berlangsung menjaga permintaan terhadap aset aman, tetapi lonjakan harga energi juga meningkatkan risiko inflasi dan dapat mendorong The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id