Emas Bertahan, Support $4.650 Tembus Tekan Sentimen
Harga emas bergerak stabil setelah turun dua sesi berturut-turut, sementara pelaku pasar tetap fokus pada perkembangan pembicaraan AS–Iran di tengah penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan dan menjaga risiko inflasi tetap tinggi. Bullion berada di sekitar $4.590 per ons pada perdagangan terbaru.
Emas sebelumnya turun 2,4% dalam dua sesi dan menyentuh level terendah hampir empat pekan. Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran meminta AS mencabut blokade laut di Hormuz selama kedua pihak bernegosiasi mengakhiri perang dua bulan yang telah mengacaukan pasokan energi global.
Mediator di Pakistan disebut memperkirakan Teheran akan menyampaikan proposal revisi dalam beberapa hari ke depan, menurut laporan CNN. Pasar menilai setiap sinyal perubahan status jalur energi menjadi faktor utama karena dapat memengaruhi harga minyak dan arah inflasi.
Investor juga menanti rangkaian keputusan suku bunga di AS, Uni Eropa, Inggris, dan Kanada dalam beberapa hari mendatang. Di Jepang, Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuan 0,75% dengan voting terbelah, yang meningkatkan perhatian pasar pada peluang kenaikan pada Juni.
Dari sisi fundamental, guncangan pasokan energi memperbesar risiko inflasi dan meningkatkan kemungkinan bank sentral menahan suku bunga lebih lama atau bahkan menaikkan, yang menjadi hambatan bagi emas karena tidak memberikan imbal hasil. Kenaikan yield turut memperbesar opportunity cost memegang emas, sementara emas disebut sudah turun sekitar 13% sejak konflik dimulai akhir Februari ketika harga minyak melonjak.
Secara teknikal, tekanan jual muncul setelah emas menembus support sekitar $4.650, menurut Ole Hansen dari Saxo Bank. Ia menilai fokus jangka pendek pasar tetap pada upaya mediasi, dengan pembukaan kembali selat dan penurunan minyak dipandang sebagai katalis positif utama untuk logam mulia. Pada perdagangan terbaru, spot gold turun 0,1% ke $4.594,14 (11.48 Singapura), perak naik 0,8% ke $73,66, sementara indeks dolar Bloomberg tercatat stabil.(asd)
Sumber : Newsmaker.id