• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

5 February 2026 23:47  |

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke logam mulia belum mereda.

Pemicu awal datang dari data JOLTS Job Openings yang turun tajam. Rilis untuk Desember 2025 menunjukkan lowongan kerja berada di 6,542 juta, jauh di bawah perkiraan 7,200 juta. Normalnya, angka yang melemah seperti ini memberi ruang bagi emas untuk menguat karena pasar bisa mulai membayangkan suku bunga lebih rendah. Namun, kali ini efeknya tertahan karena dolar justru tetap diburu—terutama saat pasar sedang risk-off, butuh likuiditas, dan banyak pelaku pasar merapikan posisi.

Di sisi lain, yield dan ekspektasi jalur suku bunga (“rate path”) belum otomatis berubah dovish. Klaim pengangguran awal (Unemployment Claims) naik menjadi 231 ribu dari 209 ribu, tapi level ini masih dianggap “belum rusak” oleh sebagian pelaku pasar. Artinya, pasar belum merasa cukup yakin untuk langsung agresif mem-price-in penurunan suku bunga. Kalau yield tidak turun signifikan, emas juga cenderung sulit mengangkat karena aset ini tidak memberi imbal hasil.

Tekanan tambahan juga datang dari faktor teknikal dan positioning. Setelah volatilitas ekstrem di awal Februari, banyak fund dan trader memilih ambil untung (profit taking) dan mengurangi leverage. Dalam fase seperti ini, data yang terlihat “buruk” kadang malah memicu jual tambahan karena pasar sedang rapuh—terutama jika ada forced selling atau penyesuaian margin.

Fokus pasar pun mulai bergeser ke pemicu yang dianggap lebih “besar”: NFP (Non-Farm Payrolls) dan arah kebijakan The Fed. JOLTS dan jobless claims memang penting, tetapi sering kali pasar memilih menahan reaksi sampai ada konfirmasi dari data utama. Akibatnya, pergerakan emas bisa tampak “melawan logika” karena positioning jelang event besar lebih dominan dibanding headline data harian.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
BIAS23.com NM23 Ai