• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

17 January 2026 02:48  |

Aksi Profit Taking Hantam Emas, Sentimen Global Lebih Risk-On

Harga emas terkoreksi tajam pada Jumat (16/1), terseret aksi profit taking pasca reli ke rekor baru, sementara meredanya tensi geopolitik ikut menggerus minat pasar pada aset safe haven.

Emas spot turun 0,5% ke US$4.592,29 per ons pada pukul 13:39 waktu wasington, setelah sempat menyentuh US$4.536,49 di awal sesi. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga ditutup melemah 0,6% di US$4.595,40.

Meski melemah harian, emas masih berada di jalur kenaikan mingguan kedua beruntun sekitar +1,9%, usai menorehkan puncak historis US$4.642,72 pada Rabu. Tekanan jual kali ini juga sejalan dengan “pendinginan” di pasar komoditas setelah beberapa pekan reli agresif.

Berkurangnya “premi geopolitik”—terutama saat situasi Iran terlihat mereda dan Washington mengadopsi pendekatan lebih hati-hati—membuat pasar tak lagi seagresif sebelumnya memburu logam mulia.

Di sisi lain, sentimen global ikut dipengaruhi dinamika perdagangan setelah AS dan Taiwan mencapai kesepakatan yang memangkas tarif untuk sejumlah ekspor semikonduktor Taiwan sekaligus membuka arus investasi baru ke teknologi AS, sebuah langkah yang berpotensi memanaskan tensi dengan China.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar juga masih membaca skenario The Fed menahan suku bunga setidaknya hingga paruh pertama tahun ini, dengan peluang pemangkasan pertama 25 bps mengarah ke Juni.

Analis menilai koreksi ini masih tergolong wajar di tengah tren besar yang belum sepenuhnya patah—emas biasanya tetap “bernilai” saat ketidakpastian tinggi dan suku bunga cenderung turun, meski jalurnya kerap diselingi koreksi tajam. Sejalan dengan emas, perak juga ikut terseret: perak spot turun 2,9% ke US$89,65 per ons, namun masih mengarah pada kenaikan mingguan >12% setelah sebelumnya menyentuh rekor US$93,57.

Sejumlah bank menilai perak rentan koreksi lebih dalam karena kombinasi pasokan luar AS yang melonggar, arus keluar ETF, permintaan industri yang melemah, serta pengetatan aturan perdagangan di China.

Di pasar logam lain, platinum turun 3,3% ke US$2.330,67 per ons, sementara palladium melemah 0,6% ke US$1.790,78 per ons.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas dan Perak Stabil Usai Pecah Rekor - Lanjut Naik atau Mu...

Harga emas dan perak terkoreksi tipis setelah sehari sebelumnya melonjak ke rekor baru. Setelah euforia beli komoditas membes...

15 January 2026 07:20
BIAS23.com NM23 Ai