Federal Reserve Bersiap Mempertahankan Suku Bunga Diiringi Spekulasi Untuk Pemangkasan Suku Bunga Pada Bulan Juni
Federal Reserve AS (Fed) bersiap mengumumkan keputusan kebijakan moneternya setelah pertemuan kebijakan pada bulan Mei pada hari Rabu (07/05). Pelaku pasar secara luas mengantisipasi bahwa bank sentral AS akan membiarkan pengaturan kebijakan tidak berubah untuk pertemuan keempat berturut-turut, setelah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 4,25%-4,5% pada bulan Desember.
CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa investor melihat sedikit peluang pemangkasan suku bunga pada bulan Mei, sementara memperkirakan peluang pemangkasan sebesar 25 bps pada bulan Juni sekitar 30%. Oleh karena itu, pelaku pasar akan mencermati perubahan dalam pernyataan kebijakan dan komentar dari Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers pascapertemuan untuk mendapatkan petunjuk baru tentang waktu pemangkasan suku bunga berikutnya.
Sebelum Fed memasuki periode penghentian sementara, beberapa pembuat kebijakan menyuarakan kekhawatiran tentang ketidakpastian yang diciptakan oleh rezim perdagangan AS yang baru yang membebani pasar tenaga kerja.
Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa beberapa bisnis mengindikasikan bahwa mereka tengah mempersiapkan kemungkinan PHK jika ketidakpastian terus berlanjut. Senada dengan itu, Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan kepada Bloomberg bahwa ia tidak akan terkejut melihat lebih banyak PHK dan pengangguran yang lebih tinggi, seraya menambahkan bahwa meningkatnya pengangguran dapat membuka jalan bagi penurunan suku bunga. Ketika Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan bahwa Nonfarm Payrolls naik sebesar 177.000 pada bulan April, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 130.000, dan Tingkat Pengangguran tetap tidak berubah pada 4,2%, investor menjadi enggan untuk memperkirakan penurunan suku bunga pada bulan Juni.
Meninjau pertemuan Fed pada bulan Mei, analis di Danske Bank mengatakan, "Kami memperkirakan Fed akan mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah pada pertemuan Mei, sejalan dengan konsensus dan harga pasar."
"Meskipun kami memperkirakan Fed akan terus memangkas suku bunga pada bulan Juni, kami ragu Powell akan memilih arah yang jelas ke depan di tengah ketidakpastian suku bunga. Risiko terhadap pertumbuhan tetap condong ke sisi negatif, tetapi meningkatnya ekspektasi inflasi masih menjadi perhatian," tambah analis.(ads)
Sumber: FXStreet