• Thu, Jul 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 July 2026 17:37  |

The Fed Terpojok, Inflasi Kembali Mengancam

Federal Reserve diperkirakan kembali menahan suku bunga pada pertemuan 28–29 Juli di kisaran 3,50%–3,75%. Namun, posisi Ketua The Fed Kevin Warsh berpotensi semakin sulit karena tekanan inflasi kembali meningkat.

Kenaikan harga minyak akibat konflik Timur Tengah dan rencana tarif baru Presiden Donald Trump membuat pasar kembali mencemaskan tekanan harga. Kondisi ini dapat menguji sikap Warsh yang selama ini cenderung menghindari panduan jelas soal arah suku bunga.

Sejumlah pejabat The Fed mulai menunjukkan nada lebih hawkish. Mereka menilai bank sentral tidak cukup hanya berbicara soal pengendalian inflasi, tetapi juga harus siap bertindak jika tekanan harga tidak segera mereda.

Inflasi AS juga masih jauh dari target 2%. Indeks PCE pada Mei naik 4% secara tahunan, atau dua kali lipat dari target The Fed. Tekanan harga bahkan mulai meluas, bukan hanya dari energi dan tarif, tetapi juga dari biaya jasa, upah, dan kontrak bisnis yang mulai memasukkan penyesuaian inflasi.

Kondisi ini membuat peluang kenaikan suku bunga tetap terbuka, meski The Fed masih bisa memilih menahan bunga pekan depan. Data inflasi beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu apakah Warsh mampu mempertahankan pendekatan hati-hati, atau justru harus mengikuti tekanan koleganya untuk menaikkan suku bunga.

Dampaknya ke market, dolar AS berpotensi tetap kuat jika pasar semakin yakin The Fed akan bertahan hawkish atau membuka peluang rate hike. Emas bisa tertekan karena suku bunga tinggi mengurangi daya tarik aset non-yielding, meski risiko geopolitik tetap memberi dukungan safe haven. Sementara itu, minyak masih menjadi pemicu utama inflasi; jika harga energi terus naik, ekspektasi kenaikan suku bunga bisa semakin kuat dan menekan aset berisiko seperti saham. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL

BoJ Buka Sinyal Kenaikan Bunga

Bank of Japan atau BoJ kembali memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih berlanjut. Dalam Summary of Opinions dari rapat...

24 June 2026 07:25
FISCAL

Bessent Sentil BOJ: Tertinggal Hadapi Inflasi

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Bank of Japan tertinggal dalam menangani inflasi, dalam sebuah komentar langka y...

14 August 2025 08:26
FISCAL

BOJ Diperkirakan Naikkan Suku Bunga Karena Inflasi Terdorong...

Anggota Dewan Bank of Japan (BOJ), Junko Koeda pada hari Kamis (21/5), menyatakan bank sentral kemungkinan akan menaikkan suk...

21 May 2026 16:26
FISCAL

Pejabat BOJ Beri Sinyal Jeda dalam Kenaikan Suku Bunga untuk...

Gubernur Kazuo Ueda dan seorang kolega memberi sinyal bahwa Bank Jepang akan berhenti sejenak dalam mempertimbangkan kenaikan...

17 April 2025 15:20
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai