• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

4 March 2025 23:19  |

Berita Tarif Trump: Perang Dagang Meningkat Saat Negara-Negara Lain Membalas AS

Presiden Donald Trump melanjutkan penerapan tarif besar-besaran pada tengah malam atas barang-barang yang diimpor dari Kanada dan Meksiko, sambil menggandakan bea masuk hukuman terhadap Tiongkok.

Yang terbaru:

Baru saja presiden Meksiko mengatakan tarif pembalasan akan diberlakukan pada hari Minggu.

Pada tengah malam, tarif 25% terhadap dua negara tetangga AS — Kanada dan Meksiko — mulai berlaku. Presiden juga mengenakan tarif tambahan 10% terhadap impor Tiongkok, menggandakan bea masuk 10% yang telah dikenakannya terhadap Beijing pada awal Februari.

Ekonom telah memperingatkan bahwa langkah agresif presiden dapat menyebabkan konsekuensi negatif secara global, termasuk memicu inflasi yang dapat merugikan konsumen.

Pasar saham mengalami aksi jual dramatis setelah pengumuman Trump pada hari Senin. S&P 500 turun 1,8%, hari terburuknya sejak Desember, jatuh ke wilayah negatif untuk tahun ini. Saham kembali tertekan pada hari Selasa, dengan Nasdaq Composite yang sarat teknologi mulai mendekati wilayah koreksi.

Gubernur New England memperingatkan minggu ini bahwa tarif 10% Presiden Donald Trump atas impor energi untuk Kanada akan menyebabkan harga bensin dan pemanas rumah yang lebih tinggi di wilayah tersebut.

Gubernur Massachusetts Maura Healey mengatakan pada hari Senin bahwa tarif tersebut akan menyebabkan biaya bensin dan minyak pemanas rumah "meroket" bagi penduduk dan bisnis di negara bagian tersebut. Pungutan tersebut akan membebani Massachusetts $370 juta per tahun dan $1 miliar untuk New England, menurut gubernur.

Gubernur Maine Janet Mills mengatakan ekonomi negara bagian tersebut "sangat terkait erat" dengan Kanada. Maine lebih bergantung daripada negara bagian lain pada minyak pemanas rumah dengan lebih dari 80% bensin dan minyak pemanasnya diimpor dari Kanada, kata Mills.

Tarif energi Trump menargetkan impor minyak mentah, gas alam, produk olahan, uranium, batu bara, biofuel, panas bumi, gerakan kinetik air yang mengalir, dan mineral penting. Pungutan tersebut juga tampaknya berlaku untuk tenaga hidroelektrik, yang digambarkan sebagai "gerakan kinetik air yang mengalir" dalam dokumen implementasi.

Sumber : CNBC

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

RBA Diperkirakan Akan Memangkas Suku Bunga Tunai Sebesar 25 ...

Bank Sentral Australia (RBA) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter pertamanya untuk tahun 2025 pada hari Selasa (18/2)...

18 February 2025 07:36
GLOBAL ECONOMY

Bank of England Menetapkan kebijakan di era Trump

Bank of England akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak November pada hari Kamis. Suku bunga diperkirakan akan ...

6 February 2025 06:23
BIAS23.com NM23 Ai