Trump Mengatakan Dia Akan Mengumumkan Tarif Timbal Balik Dalam Dua Hari Ke Depan
Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (10/2) mengatakan dia akan mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif timbal balik pada negara lain selama dua hari ke depan, menggandakan komentar yang dia buat pada hari Minggu.
Presiden dari Partai Republik itu berbicara kepada wartawan di Ruang Oval saat dia menandatangani dua proklamasi yang mengakhiri semua pengecualian pada tarif baja dan aluminium yang pertama kali dikenakan selama masa jabatan pertamanya dan menaikkan bea masuk pada kedua logam tersebut menjadi 25%. Trump mengatakan dia juga mempertimbangkan tarif pada mobil, chip semikonduktor, dan farmasi.
Seorang pejabat AS mengatakan proses pengecualian yang dimulai di bawah Trump telah lepas kendali di bawah mantan Presiden Joe Biden, yang mengakibatkan persetujuan terhadap ratusan ribu pengecualian produk tertentu.
Ketika ditanya tentang kemungkinan negara lain membalas tarif AS, Trump berkata: "Saya tidak keberatan."
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan negara-negara lain telah mengenakan bea masuk pada impor dari Amerika Serikat selama bertahun-tahun. "Tidak adil jika negara lain telah mengambil keuntungan dari kita selama bertahun-tahun, dan sekarang tiba-tiba, kita tidak diizinkan untuk mengenakan tarif," katanya.
Trump mengatakan kepada Fox News dalam wawancara tersebut bahwa ia akan mengumumkan "rencana yang sangat canggih" untuk tarif timbal balik, mungkin pada hari Senin atau Selasa. (Arl)
Sumber : Reuters