Konflik Iran Memasuki Babak Negosiasi
Investor menerima kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai sebuah kerangka kesepakatan yang dapat mengakhiri konflik lebih dari dua bulan, meski rincian penting — termasuk pengelolaan Selat Hormuz — belum ditetapkan. Pada sesi perdagangan terbaru, harga minyak Brent turun di bawah $100 per barel, mencerminkan sentimen positif pasar atas prospek pemulihan aliran energi global.
Laporan mengatakan kesepakatan ini kemungkinan akan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur strategis bagi sekitar 20% pasokan minyak dunia, serta penghapusan blokade AS terhadap pelabuhan Iran. Iran menyatakan tidak akan memungut tol untuk kapal yang melintasi selat tersebut, meskipun layanan yang diberikan tetap dapat dikenakan biaya. Langkah ini bisa mengurangi risiko premium pasokan yang sempat melonjak akibat konflik yang membatasi lalu lintas tanker.
Selain aspek logistik, draft kesepakatan juga mencakup komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dan memasuki negosiasi lanjutan terkait pengayaan uranium. Meski Iran menolak menyerahkan stoknya, komitmen ini dipandang sebagai landasan penting bagi pemulihan hubungan ekonomi dan energi di kawasan.
Namun, Presiden Donald Trump mengingatkan bahwa blokade AS di pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai kesepakatan benar‑benar “dicapai, disahkan, dan ditandatangani.” Pernyataan ini mencerminkan kehati‑hatian pihak AS untuk tidak terburu‑buru, sementara Sekretaris Negara Marco Rubio menegaskan Washington akan mengejar semua jalur diplomatik — tetapi siap opsi lain jika negosiasi gagal.
Respons pasar terhadap berita ini cukup jelas: harga minyak Brent sempat turun lebih dari 5%, sementara indeks saham di Eropa dan Asia mencatat reli karena harapan bahwa negosiasi dapat meredakan ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi energi. Investor kini tetap waspada terhadap perkembangan selanjutnya, terutama detail tentang bagaimana kesepakatan akan mengatur aliran energi melalui Hormuz dan implikasinya terhadap inflasi global. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id