Ketegasan Trump Picu Greenland Jadi Perhatian Dunia
Presiden AS Donald Trump bersumpah tidak akan mundur dari ambisinya untuk menguasai Greenland, menolak kemungkinan mengesampingkan opsi kekerasan, dan mengecam sekutu-sekutunya. Pernyataan ini memicu kebingungan di Eropa, karena ambisi Trump mengancam kedaulatan Denmark, anggota NATO, dan berpotensi merusak aliansi transatlantik yang telah menopang keamanan Barat selama beberapa dekade.
Trump memperkuat pesannya dengan memposting gambar AI yang menunjukkan dirinya di Greenland, serta membocorkan pesan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mempertanyakan tindakannya. Ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa yang menghalangi rencananya, termasuk kemungkinan tarif 200% pada produk Prancis, semakin menimbulkan ketegangan perdagangan dan pasar global tertekan.
Uni Eropa menyiapkan langkah balasan, termasuk tarif senilai 93 miliar euro dan Instrumen Anti-Paksaan untuk membatasi akses AS ke tender publik dan layanan digital. Menteri Ekonomi Denmark menekankan bahwa situasi ini bukan hanya masalah Denmark, tetapi menyangkut seluruh hubungan transatlantik. Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menenangkan pasar, menyebut kekhawatiran tentang perang dagang sebagai “histeria” dan meyakinkan bahwa solusi akan ditemukan.
Ketegangan ini telah mempengaruhi pasar keuangan, dengan saham Eropa turun lebih dari 1% dan saham berjangka AS melemah. Dolar AS juga tertekan, menandakan bahwa ancaman tarif Trump kembali menimbulkan ketidakpastian global. Rusia bahkan mempertanyakan kedaulatan Denmark atas Greenland, semakin memperumit situasi geopolitik di wilayah Arktik tersebut.(alg)
Sumber: Newsmaker.id