• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 January 2026 16:46  |

AS Yakin “Deal Greenland” Masih Mungkin

AS dan Greenland dinilai masih berpeluang menemukan format kerja sama yang sama-sama menguntungkan, meski negosiasi awal belum menghasilkan terobosan. Penilaian ini disampaikan Duta Besar AS untuk Belgia, Bill White, yang juga menekankan bahwa Presiden Donald Trump tetap melihat NATO sebagai pilar penting keamanan kawasan.

Dalam wawancara radio, White mengatakan ia optimistis akan terbentuk kerangka kerja yang “produktif” antara Trump dan Perdana Menteri Denmark yang pada akhirnya mengarah pada Greenland yang lebih aman—bukan hanya bagi Denmark dan pulau Arktik itu sendiri, tetapi juga untuk kepentingan NATO, Eropa, dan AS.

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah pertemuan antara pejabat Denmark dan Greenland dengan jajaran petinggi AS, termasuk Menlu Marco Rubio dan Wapres JD Vance, berakhir tanpa kemajuan signifikan. Denmark menyebut masih ada “perbedaan mendasar” yang belum terselesaikan, menandakan jalur negosiasi masih panjang.

Di saat yang sama, tensi AS–Uni Eropa ikut meningkat. Selain faktor perdagangan yang sudah memanaskan hubungan, isu Greenland kini menjadi titik gesekan baru setelah Trump semakin terang-terangan menyatakan minat untuk memperluas kendali AS atas wilayah tersebut. Uni Eropa mencoba menahan eskalasi, sambil menegaskan dukungan penuh kepada Denmark dan status Greenland sebagai wilayah semi-otonomnya.

White menekankan bahwa nilai Greenland dari sisi strategi militer tidak bisa dipandang remeh. Namun ia juga menyiratkan bahwa sebagian kekhawatiran keamanan AS terlalu sensitif untuk dipaparkan ke publik.

Dalam wawancara terpisah, White bahkan menyebut friksi dengan Trump bisa memberi “nilai tambah” secara politik bagi Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menjelang pemilu tahun ini. Ia mengisyaratkan bahwa dinamika tersebut bisa memperkuat posisi Frederiksen di dalam negeri—dan AS, menurutnya, lebih memilih kepemimpinan yang tetap berada di jalur moderat dibanding opsi yang lebih kiri.

Terakhir, White menegaskan Trump sebagai figur yang menurutnya sangat pro-NATO, dengan argumen bahwa tekanan Washington telah mendorong negara-negara anggota aliansi untuk menaikkan belanja pertahanan.

White sendiri merupakan penunjukan Trump dan resmi menjabat sebagai duta besar AS untuk Belgia sejak tahun lalu. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai