Pasokan Minyak Dunia Terganggu, Sampai Kapan?
Harga minyak menguat pada Rabu seiring perang AS–Israel vs Iran mulai mengganggu arus energi Timur Tengah. Brent naik $1,11 (1,4%) ke $82,53/barel dan WTI naik 79 sen (1,1%) ke $75,37/barel, didorong kekhawatiran serangan balasan Iran terhadap infrastruktur energi serta gangguan pengapalan di kawasan yang menyumbang hampir sepertiga produksi minyak global. Tekanan suplai juga datang dari Irak yang memangkas produksi sekitar 1,5 juta bpd dan berisiko menghentikan hampir 3 juta bpd bila ekspor tak segera pulih, sementara lalu lintas di Selat Hormuz tetap tersendat setelah beberapa kapal diserang.
Kenaikan harga tertahan oleh sinyal stabilisasi dari Washington: Presiden Donald Trump membuka opsi pengawalan tanker dan dukungan asuransi/garansi untuk perdagangan maritim Teluk, meski pelaku industri meragukan efektivitasnya dalam memulihkan kepercayaan. Negara dan perusahaan mulai mencari rute/pasokan alternatif (termasuk upaya pengalihan ekspor), sementara data awal API menunjukkan stok minyak AS naik 5,6 juta barel, yang bisa menahan reli jika dikonfirmasi rilis resmi.(asd)
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $82.49
- Beli jika harga bergerak di bawah $82.62
- Jual jika harga bergerak di bawah $82.29
Resistensi 2: $83.34
Resistensi 1: $82.91
Dukungan 1: $81.95
Dukungan 2: $81.71
Penafian:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id