• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

3 September 2025 16:07  |

Xi Jinping Peringatkan Dunia: Damai atau Perang?

Presiden Tiongkok Xi Jinping memperingatkan bahwa dunia kini menghadapi pilihan besar, yakni “damai atau perang” serta “dialog atau konfrontasi.” Pidato ini disampaikan saat Beijing menggelar parade militer terbesar untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, dengan menampilkan rudal, tank, kendaraan tempur, hingga jet tempur di atas Lapangan Tiananmen. Xi juga berjanji memperkuat kekuatan militer negaranya untuk menjaga kedaulatan dan integritas wilayah.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump melontarkan sindiran pedas melalui Truth Social. Ia menuduh Beijing berkonspirasi melawan Washington bersama Rusia dan Korea Utara, bahkan menyebut langsung nama Presiden Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Trump juga mendesak Xi untuk mengakui kontribusi AS dalam membantu Tiongkok meraih kemerdekaan di masa lalu.

Parade militer tersebut dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia, termasuk Putin dan Kim Jong Un. Namun, sebagian besar pemimpin Barat absen. Kehadiran Kim menjadi sorotan karena menandai hubungan yang semakin erat antara Beijing dan Pyongyang, di tengah meningkatnya kerja sama Korea Utara dengan Rusia. Analis menilai hal ini mencerminkan strategi Tiongkok untuk menjaga kedekatan dengan Korea Utara di saat kawasan sedang dipengaruhi dinamika geopolitik baru.

Meski ketegangan memanas, analis menilai parade dan pertemuan tersebut tidak serta-merta menggagalkan pembicaraan dagang antara AS dan Tiongkok. Kedua negara diperkirakan tetap berupaya mencapai kesepakatan dalam beberapa bulan mendatang, terutama setelah kesepakatan menghapus sebagian besar tarif balasan hingga pertengahan November. Namun, ketidakpastian arah kebijakan Washington masih menjadi tanda tanya besar.

Xi Jinping dalam pidatonya tidak menyinggung Taiwan secara langsung, tetapi menekankan pentingnya peran militer Tiongkok dalam mempertahankan wilayah. Hal ini dipandang sebagai sinyal tegas kepada dunia, sekaligus pengingat bahwa Beijing tetap menjadikan isu kedaulatan sebagai prioritas utama.

Pengamat menilai parade ini bukan sekadar pertunjukan militer, melainkan simbol pergeseran pengaruh Tiongkok di Asia. Dengan hadirnya delapan pemimpin Asia Tenggara dan absennya pemimpin Barat, terlihat jelas bahwa Beijing semakin memperkuat peran dan pengaruhnya di kawasan. Sementara itu, AS menuduh Tiongkok diam-diam membantu Rusia dalam perang Ukraina, tuduhan yang sejauh ini dibantah Beijing.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai