Dibom Amerika, Tapi Iran Bilang Tidak Ada Apa-Apa, Serius?
Pemerintah Iran menyatakan bahwa fasilitas nuklir yang diserang oleh Amerika Serikat akhir pekan lalu sudah tidak lagi aktif dan tidak mengandung bahan radioaktif. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin malam waktu setempat. Menurutnya, lokasi yang dihantam serangan udara telah dinonaktifkan sebelumnya dan tidak menimbulkan ancaman bagi warga sipil maupun lingkungan.
Serangan tersebut merupakan bagian dari respons AS terhadap ketegangan yang meningkat di Timur Tengah. Namun Iran menegaskan bahwa fasilitas yang diserang tidak menyimpan uranium dan tidak lagi digunakan untuk aktivitas nuklir sejak beberapa bulan lalu. "Tidak ada risiko radiasi. Lokasi tersebut telah kosong dari bahan berbahaya," ujar pernyataan resmi Iran.
Pernyataan ini muncul setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata penuh antara Israel dan Iran. Trump menyebut bahwa kedua pihak akan menyelesaikan misi terakhir mereka dalam enam jam sebelum gencatan senjata total diberlakukan. Langkah ini disambut pasar global dengan positif, karena menandakan peluang perdamaian dan meredanya ketegangan.
Iran tampaknya mengambil sikap menahan diri. Dengan menyebut serangan AS sebagai tindakan simbolis, Iran memberi sinyal bahwa mereka tidak akan membalas secara langsung. Pernyataan ini juga memperkuat persepsi bahwa konflik besar dapat dihindari, dan membuka jalan bagi solusi diplomatik yang lebih luas di kawasan.(ayu)
Source: Newsmaker