AS Kembali Serang Iran, Perang Timur Tengah Meluas
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu malam. Langkah tersebut semakin memperluas perang yang telah berlangsung selama lima bulan dan mulai menyeret lebih banyak negara di kawasan Timur Tengah.
Komando Pusat AS menyatakan serangan dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat. Washington menyebut operasi tersebut sebagai balasan keras atas upaya serangan Iran terhadap pasukan Amerika di kawasan Timur Tengah sehari sebelumnya.
Ketegangan juga menyebar ke Mesir dan Irak. Sebuah drone dilaporkan menghantam kapal penyimpanan gas milik AS di Pelabuhan Damietta, Mesir, sementara pasukan AS dan Arab Saudi menyerang kelompok yang berafiliasi dengan Iran di wilayah timur Irak.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya berjanji membalas Iran setelah Teheran menembakkan rudal ke pangkalan militer Amerika di Yordania. Trump mengatakan AS akan menyerang dengan keras, meskipun Washington masih membuka peluang tercapainya kesepakatan damai.
Iran mengonfirmasi telah menyerang pangkalan AS di Yordania serta kapal-kapal di Selat Hormuz. Teheran juga menolak usulan Oman untuk mengelola jalur pelayaran strategis tersebut secara bersama-sama.
Konflik yang semakin meluas langsung mendorong harga minyak melonjak. Brent naik lebih dari 8% hingga menembus US$90 per barel karena pasar kembali mencemaskan gangguan pasokan melalui Selat Hormuz dan jalur energi utama di Timur Tengah.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id