• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

3 January 2026 16:11  |

Pasukan AS Dilaporkan Menyerang Beberapa Target di Venezuela

Serangan terhadap beberapa target di Venezuela, termasuk pangkalan militer, pelabuhan, dan bandara dekat Caracas, terjadi pada Sabtu (3/1) pagi, menurut laporan media dan kesaksian saksi mata di media sosial X. Diyakini bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pasukan AS.

Warga Caracas melaporkan mendengar ledakan keras dan suara pesawat mulai sekitar pukul 01.50 waktu setempat. Area selatan ibu kota Venezuela, dekat pangkalan militer utama, mengalami pemadaman listrik setelah serangan tersebut.

CNN juga melaporkan beberapa serangan di ibu kota, dengan kru mereka menyaksikan beberapa ledakan. Helikopter militer yang diyakini milik pasukan AS dilaporkan terlihat terbang di atas Caracas.

Media berita Venezuela Efecto Cocuyo dan Tal Cual Digital melaporkan bahwa ledakan juga terdengar di negara bagian La Guaira di utara Caracas dan di sepanjang pantai negara itu, serta di Higuerote, sebuah kota pesisir di negara bagian Miranda.

Beberapa laporan menunjukkan serangan menargetkan pangkalan udara di Caracas dan pangkalan angkatan laut Venezuela di negara bagian Vargas. Informasi yang belum dikonfirmasi juga menyebutkan ledakan di kilang minyak di ibu kota.

Pemerintah Venezuela mengeluarkan pernyataan yang menolak apa yang mereka sebut sebagai "agresi militer" oleh Amerika Serikat. Otoritas Venezuela mengklaim tujuan dari dugaan serangan AS adalah untuk "merebut minyak dan mineral Venezuela." Amerika Serikat "tidak akan berhasil," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa pemerintah menyerukan "semua kekuatan sosial dan politik untuk mengaktifkan rencana mobilisasi."

CBS melaporkan bahwa pejabat pemerintahan Trump mengetahui laporan tentang ledakan dan pesawat di atas Caracas.

Presiden Trump belum memberikan komentar resmi tentang aksi militer tersebut. Sebelumnya ia mengancam akan menyerang Venezuela jika Presiden Nicolas Maduro tidak mengundurkan diri, dan telah memperingatkan bahwa AS sedang mempersiapkan tindakan terhadap dugaan jaringan perdagangan narkoba di Venezuela, menyatakan bahwa serangan darat akan dimulai "segera."

Presiden Kolombia Gustavo Petro memposting di X bahwa ibu kota Venezuela, Caracas, saat ini sedang diserang rudal. "Saat ini mereka sedang membombardir Caracas. Beri tahu seluruh dunia bahwa mereka telah menyerang Venezuela," tulis Petro di X. Dia menambahkan bahwa rudal digunakan dalam serangan itu dan menyerukan pertemuan segera Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).(mrv)

 

Sumber: Investing.com

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai