Wow! Emas Tembus $3.900, Siap Pecahkan Rekor $4.000?
Harga emas dunia melonjak hingga menembus level psikologis US$ 3.900 per troy ounce pada perdagangan sesi Asia, Senin (6/10). Lonjakan ini mencatat rekor baru dan menegaskan dominasi emas sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Kenaikan harga didorong oleh kombinasi faktor fundamental. Pertama, berlanjutnya shutdown pemerintahan Amerika Serikat memicu kekhawatiran terhadap stabilitas fiskal dan memperburuk sentimen pasar. Kedua, meningkatnya ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan memangkas suku bunga untuk menahan perlambatan ekonomi membuat investor semakin tertarik ke emas, karena menurunnya opportunity cost dalam memegang aset tanpa imbal hasil.
Selain itu, pelemahan yen Jepang juga berperan penting. Yen yang biasanya menjadi alternatif safe haven kehilangan daya tariknya, sehingga arus modal beralih ke emas. Tak hanya itu, pembelian masif dari ETF emas serta akumulasi bank sentral turut memperkuat momentum kenaikan.
Dari sisi teknikal, emas berhasil menembus resistance kuat di level US$ 3.900 dengan volume tinggi. Breakout ini mempertegas tren bullish, dengan target terdekat di kisaran US$ 3.950 hingga US$ 4.000. Level support kini bergeser ke area US$ 3.900–3.850, yang sebelumnya menjadi resistance kunci. Namun, indikator RSI yang masuk zona overbought mengindikasikan potensi konsolidasi atau koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan reli.
Analis menilai, selama faktor fundamental berupa ketidakpastian politik dan prospek pemangkasan suku bunga masih mendominasi, emas berpeluang mempertahankan tren naik. Namun, jika ada kejutan berupa data ekonomi AS yang kuat atau sikap hawkish dari The Fed, harga berpotensi kembali terkoreksi ke area support.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id