Emas Konsolidasi, Minyak Mahal Pangkas Harapan Rate Cut
Harga emas (XAU/USD) bergerak datar di sekitar level psikologis US$5.000 pada awal sesi Asia Rabu, ketika pelaku pasar memilih menahan posisi menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%, sehingga perhatian pasar akan tertuju pada pernyataan dan konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell setelah keputusan.
Di sisi geopolitik, perang Iran belum menunjukkan tanda mereda. Israel menyatakan telah membunuh kepala keamanan Iran, Ali Larijani, sementara Teheran dilaporkan membakar ladang gas besar di Uni Emirat Arab semalam. Presiden AS Donald Trump juga mengancam memperluas serangan ke Pulau Kharg, pusat ekspor utama Iran. Eskalasi yang melibatkan Iran dan UEA berpotensi meningkatkan permintaan aset safe haven seperti emas.
Namun, dukungan safe haven itu berhadapan dengan faktor penahan dari sisi suku bunga. Lonjakan harga minyak menambah kekhawatiran inflasi, sehingga pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Goldman Sachs disebut memundurkan perkiraan pemangkasan ke September dan Desember dari Juni dan September sebelumnya. Dalam konteks ini, emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung tertahan ketika peluang rate cut mengecil.
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $ 4.491
- Beli jika harga bergerak di Level $ 4.990
- Jual jika harga bergerak di Level $ 5.000
Resistensi 2: $ 5.025
Resistensi 1: $ 5.010
Support 1: $ 4.987
Support 2: $ 4.975
Perhatian : Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id