• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 March 2026 07:52  |

Minyak Tembus US$109, Hormuz Angkat Risiko Inflasi!

Harga minyak melonjak menembus US$100 per barel setelah Selat Hormuz dilaporkan hampir tertutup, sementara beberapa produsen Timur Tengah memangkas produksi. Brent sempat naik hingga 20% menjadi US$111,04 per barel (tertinggi sejak Juli 2022) dan WTI melonjak 22%, mendorong penurunan output Kuwait dan UEA, serta penutupan sebagian produksi Irak sejak pekan lalu di tengah kendala pengapalan dan lonjakan stok.

Skenario dasar pasar beralih ke “energi lebih mahal lebih lama” yang meningkatkan risiko inflasi dan memperkecil ruang pemangkasan suku bunga, dengan tekanan ikut terlihat pada harga bensin ritel AS yang mencapai level tertinggi sejak Agustus 2024. Skenario alternatifnya, premi risiko mengurangi bila pengapalan Hormuz pulih dan eskalasi turun; namun risiko condong ke atas bila konflik meluas atau gangguan infrastruktur berlanjut. Fokus pemantauan: status Hormuz, arah produksi Timur Tengah, arus tanker dan kapasitas penyimpanan, pergerakan bensin AS, serta respon kebijakan pemerintah dan bank sentral.(asd)

Harga minyak pada saat analisis ini adalah $109,50

- Beli jika harga bergerak di bawah $109,14

- Jual jika harga bergerak di bawah $106,66

Resistensi 2: $112.54

Resistensi 1: $110,06

Dukungan 1: $105,10

Dukungan 2: $102,62

Penafian:

Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET ANALISYS

Harga Emas Stabil Jelang Data CPI AS

Harga emas naik pada hari Rabu (15/1) karena dolar AS dan imbal hasil Treasury melemah, sementara pelaku pasar menunggu data ...

15 January 2025 17:15
MARKET ANALISYS

Perak Tertekan Saat Dolar Menguat

Harga perak pada hari Selasa (27/5), tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat dan meredanya permintaan untuk aset safe haven. D...

28 May 2025 01:47
MARKET ANALISYS

Harga perak turun di tengah sentimen risiko positif

Harga perak diperdagangkan dengan bias negatif untuk hari ketiga berturut-turut, meskipun tidak memiliki keyakinan bearish se...

30 April 2025 13:00
MARKET ANALISYS

Perak Diperdagangkan Stagnant Saat Dolar AS Bangkit

Harga perak (XAG/USD) turun tipis, Logam putih menghadapi tekanan karena Dolar AS (USD) bangkit dengan kuat setelah Presiden ...

22 January 2025 01:49
BIAS23.com NM23 Ai