
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite melemah pada perdagangan Kamis(15/10) karena investor semakin khawatir terhadap besarnya pengeluaran perusahaan teknologi untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI), di tengah tekanan inflasi AS yang masih tinggi. S&P 500 turun 0,5%, sedangkan Nasdaq yang didominasi saham teknologi merosot 1,3%. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average menguat 269 poin atau 0,5%.
Tekanan terbesar datang dari saham-saham yang berkaitan dengan AI. CoreWeave turun 7% setelah sebelumnya anjlok lebih dari 15%, seiring kekhawatiran investor terhadap besarnya utang perusahaan untuk membiayai pembangunan infrastruktur AI. Kekhawatiran serupa juga menekan saham semikonduktor, dengan Micron Technology turun 4%, Advanced Micro Devices melemah 5%, dan SanDisk turun 6%.
Sentimen terhadap sektor AI semakin terbebani setelah muncul laporan mengenai pendapatan Anthropic yang mencapai US$16,8 miliar pada kuartal ketiga. Investor mulai mempertanyakan apakah pertumbuhan pendapatan perusahaan AI mampu mengimbangi tingginya valuasi saham perusahaan teknologi dan produsen chip yang mendapatkan keuntungan dari ledakan investasi AI.
Di sisi lain, sektor non-teknologi memberikan sedikit penahan terhadap tekanan pasar. Saham Walmart menguat 4%, sementara Merck naik lebih dari 3%. Pergerakan tersebut membantu membatasi penurunan indeks utama, khususnya Dow Jones yang memiliki eksposur lebih besar terhadap sektor di luar teknologi.
Tekanan terhadap pasar juga datang dari data inflasi produsen AS. PPI September melonjak 1,3% secara bulanan dan 6,3% secara tahunan, menjadi kenaikan terbesar sejak 2022 serta melampaui ekspektasi ekonom masing-masing sebesar 0,6% dan 5,5%. Data tersebut, setelah sebelumnya CPI menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, kembali meningkatkan kekhawatiran bahwa tekanan harga masih bertahan.