Yen Melemah, Saham Jepang Ikut Ngegas
Saham Jepang ditutup menguat setelah yen melemah, yang biasanya menguntungkan perusahaan eksportir. Topix naik 0,3% ke 3.563,59, sementara Nikkei 225 menguat 0,8% ke 53.333,54. Namun pergerakan tidak merata: jumlah saham yang turun masih lebih banyak dari yang naik, menandakan penguatan terjadi karena dorongan beberapa saham besar saja.
Penguatan paling terasa datang dari saham-saham semikonduktor. Advantest melonjak 5,9% dan jadi salah satu pendorong utama Topix. Sementara itu, sektor transportasi justru melemah. Analis menyebut ada “pembelian selektif” dan sentimen teknologi kembali menguat setelah kontrak berjangka Nasdaq-100 naik lagi.
Di pasar mata uang, yen masih bergerak di sekitar 154 per dolar dan trader tetap waspada soal potensi intervensi. Perdana Menteri Sanae Takaichi sebelumnya memberi peringatan pemerintah siap menghadapi pergerakan yang dianggap “tidak normal”, sementara laporan “rate check” oleh New York Fed ikut bikin pasar makin hati-hati. Beberapa pelaku juga diduga membeli kembali posisi setelah aksi jual yang dinilai berlebihan sehari sebelumnya. (az)
Sumber: Newsmaker.id