Nikkei Turun, Yen Bikin Pasar Waspada
Saham-saham Jepang ditutup melemah pada Jumat(16/1), seiring yen masih berfluktuasi dan pelaku pasar memilih menahan risiko di tengah ketidakpastian pemilu sela serta menjelang rapat kebijakan Bank of Japan (BOJ) pekan depan. Indeks Nikkei 225 turun 0,32% atau 174,33 poin ke 53.936,17.
Yen sempat menyentuh 159,45—level terlemah dalam 18 bulan—pada pekan ini, dipicu spekulasi bahwa pemilu sela bisa membuka ruang belanja fiskal lebih besar. Pada Jumat, yen kembali bergerak di sekitar 158 per dolar, dengan pasar memantau apakah BOJ akan memberi sinyal baru terkait arah suku bunga dalam pertemuan minggu depan.
Dari sisi emiten, beberapa saham justru menguat. Japan Wool Textile naik sekitar 5% setelah melaporkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik naik 1,3% menjadi 9,09 miliar yen dan penjualan bersih naik 3,4% menjadi 119,4 miliar yen. Oro menguat 2,2% setelah melaporkan lisensi aktif layanan cloud ZAC mencapai 353.000 pada Desember. Sementara Aeon Fantasy naik sekitar 3% setelah pendapatan operasional domestik meningkat 11% menjadi 6,86 miliar yen, meski penjualan luar negeri turun akibat pelemahan di ASEAN dan Tiongkok. (az)
Sumber: Newsmaker.id