Pound Tertekan! Dolar AS Perkasa, GBP/USD Bertahan di Titik Terendah
Pound Sterling diperdagangkan dengan hati-hati di dekat level terendah empat minggu, sekitar 1,3360 terhadap Dolar AS, pada sesi Eropa hari Jumat(16/1). Pasangan GBP/USD berada di bawah tekanan karena Dolar AS terus menguat. Penguatan ini dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan menahan pelonggaran kebijakan moneternya pada pertemuan akhir bulan ini.
Kekuatan dolar terlihat dari Indeks Dolar AS (DXY) yang bertahan di dekat level tertinggi enam minggu di 99,50. Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% pada pertemuan Januari, menurut alat CME FedWatch. Spekulasi ini diperkuat oleh inflasi AS yang masih tinggi serta pernyataan pejabat Fed yang menilai kebijakan moneter perlu tetap ketat.
Sementara itu, Pound Sterling cenderung bergerak netral karena investor menunggu rilis data ketenagakerjaan dan inflasi Inggris minggu depan. Data tersebut akan menjadi petunjuk penting bagi arah kebijakan Bank of England (BoE) ke depan. Hingga ada kejelasan baru, pergerakan GBP diperkirakan tetap terbatas dan sensitif terhadap kekuatan dolar AS. (az)
Sumber: Newsmaker.id