Indeks Hang Seng Anjlok Hampir 4% Bulanan
Indeks Hang Seng merosot 63 poin atau 0,3% hingga ditutup pada level 20.317 pada hari Kamis (31/10), yang menandai sesi kedua kerugiannya karena penurunan saham teknologi dan konsumen.
Sementara penurunan pada saham berjangka AS meredam sentimen menjelang data inflasi PCE dan laporan penggajian bulan Oktober. Selain itu, kekhawatiran muncul seputar pemilihan umum AS minggu depan dan potensi kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih. Indeks anjlok 3,9% pada bulan Oktober, kerugian bulanan pertamanya dalam tiga bulan, karena China dilaporkan meminta para produsen mobilnya untuk mengurangi investasi di pasar Eropa yang mendukung tarif baru pada kendaraan listrik buatan China. Namun, kenaikan aktivitas manufaktur China bulan lalu setelah lima bulan kontraksi membatasi kerugian lebih lanjut.
Investor juga menunggu potensi langkah-langkah stimulus fiskal, yang diharapkan akan dibahas pada pertemuan kepemimpinan besar China minggu depan. Budweiser Brewing anjlok 1,8% setelah penurunan laba bersih dan pendapatan 9 bulannya. Saham otomotif juga mengalami penurunan tajam, terutama Geely Auto (-5,3%), BYD Electronic (-5,0%), dan Li Auto (-1,1%).
Sumber: Trading Economics