Hang Seng Datar, Inflasi Jadi Fokus
Indeks Hang Seng bergerak datar di level 25.133 pada perdagangan Selasa (21/07). Investor cenderung menahan diri sambil menunggu rilis data inflasi Hong Kong yang dijadwalkan keluar pada hari yang sama.
Sentimen pasar masih dibayangi ketegangan di Timur Tengah. Eskalasi konflik membuat harga minyak naik dan kembali memunculkan kekhawatiran terhadap inflasi serta peluang kenaikan suku bunga lanjutan.
Meski begitu, tekanan terhadap Hang Seng masih terbatas. Investor tetap mendapat dukungan dari langkah terbaru Beijing untuk menjaga stabilitas pasar saham, sehingga sentimen terhadap aset China dan Hong Kong tidak sepenuhnya melemah.
Optimisme juga muncul dari tanda-tanda perbaikan di sektor properti komersial Hong Kong. Salah satu gedung perkantoran besar milik CK Asset Holdings, perusahaan yang dikendalikan Li Ka-shing, mulai menarik penyewa setelah sebelumnya mengalami tingkat hunian rendah dalam waktu lama.
Beberapa saham bergerak positif dan ikut menahan pelemahan indeks. Z.AI Co. naik 9,7%, Tencent menguat 0,9%, Semiconductor Manufacturing Corporation naik 1,5%, Lenovo bertambah 2,2%, dan Hong Kong Exchanges and Clearing menguat 1,1%.
Dampaknya ke market, Hang Seng berpotensi bergerak terbatas sampai data inflasi memberi arah baru. Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, tekanan suku bunga dan kekhawatiran biaya energi bisa kembali membebani pasar. Namun, dukungan Beijing dan pemulihan properti dapat menjaga minat investor terhadap saham Hong Kong.(asd)
Sumber : Newsmaker.id