Saham Hong Kong Menguat Setelah AS–Iran Capai Kesepakatan Sementara
Bursa saham Hong Kong menguat pada perdagangan Senin (15/06), mengawali pekan dengan sentimen positif. Indeks Hang Seng naik 220 poin atau 0,9% ke level 24.935. Kenaikan ini sekaligus melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya, setelah minat investor terhadap aset berisiko kembali membaik.
Sentimen pasar terdorong oleh kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz. Kesepakatan tersebut dijadwalkan masuk ke tahap penandatanganan resmi pada pekan ini. Kabar ini membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.
Kesepakatan AS–Iran juga memicu penurunan tajam harga minyak. Turunnya harga minyak membuat kekhawatiran terhadap tekanan inflasi ikut mereda. Kondisi ini mendorong investor kembali lebih berani masuk ke aset berisiko, termasuk saham-saham di kawasan Asia.
Di Hong Kong, investor kembali memburu saham teknologi berkapitalisasi besar dan saham pertumbuhan. Aksi beli ini terjadi karena sentimen risiko yang membaik membuka peluang bargain hunting setelah pasar sempat melemah dalam beberapa waktu terakhir. Penguatan terjadi cukup luas, terutama pada sektor keuangan, teknologi, dan perdagangan ritel.
Beberapa saham utama yang mencatat kenaikan antara lain AIA yang naik 1,8%, Tencent Holdings menguat 1,0%, Kingboard Laminates melonjak 7,2%, Lenovo naik 5,6%, dan Semiconductor Manufacturing International Corporation bertambah 2,6%. Kenaikan saham-saham tersebut menjadi penopang utama penguatan Hang Seng pada awal pekan ini. (asd)
Sumber: Newsmaker.id