Hang Seng Turun 0,8%, Investor Waspada Jelang Data Inflasi Hong Kong
Hang Seng Index melemah pada Kamis, turun 202 poin atau 0,8% ke 25.950, berbalik dari penguatan sesi sebelumnya. Pelemahan terjadi saat investor mengambil untung dan memilih sikap lebih hati-hati menjelang rilis data makro penting.
Sentimen global bergerak campuran. Ekuitas AS mendapat dukungan dari laporan kinerja perusahaan yang kuat dan membaiknya risk appetite, namun pasar regional lebih tertahan karena investor masih menimbang ketidakpastian geopolitik terkait kebuntuan AS–Iran dan potensi dampaknya terhadap arus energi di Selat Hormuz. Harga minyak yang tetap tinggi ikut menjaga kekhawatiran inflasi, sehingga menahan selera risiko di bursa Asia.
Di Hong Kong, fokus pasar tertuju pada data inflasi Maret yang dijadwalkan rilis later in the session, yang dinilai dapat memberi sinyal baru tentang tekanan harga dan memengaruhi ekspektasi kondisi moneter. Di level saham, pelemahan dipimpin oleh Tencent (-1,3%), AIA Group (-1,1%), Geely Automobile (-3,2%), Xiaomi (-1,5%), dan Anta Sports (-1,1%).(Asd)
Sumber: Newsmaker.id