Hang Seng Dibuka Anjlok 474 Poin, Saham Teknologi dan China Ikut Terseret
Bursa Hong Kong mengikuti aksi jual tajam di Wall Street dan kenaikan harga minyak, dengan Hang Seng Index dibuka turun 474 poin ke 25.550. Pelemahan ini mengikuti penurunan 768 poin di pasar saham AS, ketika trader mem-price-in ekspektasi bahwa Federal Reserve hanya akan memangkas suku bunga sekali tahun ini, sementara eskalasi ketegangan Timur Tengah mengangkat Brent kembali ke atas $110 per barel.
Saham teknologi melemah merata sejak pembukaan. Tencent turun sekitar 4% setelah merilis hasil kinerja, terakhir di sekitar HK$528. Alibaba turun 3,6% dan Meituan melemah 2%, sementara Baidu turun 1,1%. JD.com kehilangan 2,4% dan Kuaishou merosot 3,3%. Di sisi lain, Xiaomi justru naik 2,6% setelah memperkenalkan model AI berparameter triliunan, menjadi outlier yang mengungguli sektor yang sedang lemah.
Di sektor keuangan, tekanan juga terlihat. HSBC turun 2,4%, AIA melemah 3,6% setelah laporan kinerja, dan Ping An turun 2,3%. Saham Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX) turun sekitar 1%.
Di luar itu, saham yang belakangan sempat jadi favorit investor, MINIMAX, dibuka turun 5% di sekitar HK$1.176, menegaskan bahwa aksi ambil risiko (risk-on) masih rapuh.
Sentimen regional juga sama-sama rapuh. Di Jepang, Nikkei 225 turun sekitar 2,74% pada awal perdagangan, sementara KOSPI Korea Selatan melemah sekitar 2,76%.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id