Hang Seng Melemah, Pasar Waspada “Pemotongan Hawkish” The Fed
Saham-saham Hong Kong dibuka melemah pada perdagangan Selasa(9/12), dengan Indeks Hang Seng turun sekitar 196 poin atau 0,8% ke level 25.565, memperpanjang penurunan untuk sesi kedua. Sentimen tertekan oleh kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS mungkin akan melakukan “pemotongan hawkish” pada hari Rabu, yaitu menurunkan suku bunga sambil memberi sinyal kemungkinan jeda pemangkasan pada Januari. Indeks acuan sempat menyentuh level terendah dua minggu karena investor juga berhati-hati menunggu rilis data inflasi (CPI) dan harga produsen (PPI) Tiongkok bulan November yang akan keluar pada hari Rabu.
Meski demikian, tekanan jual sedikit tertahan setelah Politbiro Tiongkok berjanji akan meningkatkan permintaan domestik dan mendukung perekonomian dengan langkah-langkah yang lebih proaktif pada tahun 2026, termasuk kebijakan fiskal yang lebih ekspansif dan kebijakan moneter yang lebih longgar. Dari sisi korporasi, sentimen teknologi mendapat sorotan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Nvidia akan diizinkan mengirim chip AI seri H200 kepada pembeli tertentu di Tiongkok dengan syarat keamanan nasional. Di bursa Hong Kong, sejumlah saham besar turun cukup tajam, termasuk China Hongqiao Group (-2,9%), Zijin Gold International (-2,8%), Pop Mart International (-2,4%), dan Xiaomi Corp. (-1,6%), mencerminkan masih kuatnya tekanan jual di pasar. (az)
Sumber: Newsmaker.id