Saham Eropa Ditutup Lebih Tinggi Pasca Pelantikan Trump Kedua Kalinya
Saham Eropa mengakhiri hari lebih tinggi pada hari Selasa (21/1) karena para pelaku pasar terus mencerna perintah eksekutif pertama yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump yang baru dilantik.
Indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup sekitar 0,4%, dengan sektor dan bursa utama berada di wilayah mixed. DAX Jerman berbalik datar sehari setelah mencapai rekor tertinggi.
Saham pengembang angin lepas pantai Orsted anjlok sekitar 10,7% setelah perusahaan tersebut mengungkap kerugian kuartal keempat sebesar 12,1 miliar Krone Denmark ($1,7 miliar) yang terkait dengan proyek turbin angin lepas pantai AS-nya.
Lainnya indeks, saham bank daring Swedia Avanza naik 13% setelah perusahaan mengumumkan laba operasi setahun penuh sebesar 2,6 miliar krona Swedia ($240 juta) peningkatan 14% dari tahun ke tahun. Sementara itu, produsen mobil Eropa Stellantis dan BMW masing-masing turun lebih dari 1,5% karena investor menilai ancaman tarif potensial AS.
Trump yang masa jabatan keduanya dimulai Senin pasca pelantikannya sebagai presiden ke-47 AS telah mengancam akan mengenakan tarif baru pada impor AS dan berjanji untuk "mengutamakan Amerika." Setelah upacara pelantikan, Trump menandatangani beberapa perintah eksekutif pertamanya di hadapan 20.000 pendukung di Capital One Arena di Washington.
Di Eropa, upah sektor swasta di Inggris naik 6% dalam tiga bulan hingga November, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Kantor Statistik Nasional mengatakan Selasa. Badan tersebut juga mengungkapkan bahwa angka penggajian November turun 0,1% dibandingkan dengan Oktober, yang menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja. Kedua indikator data tersebut secara bersama-sama memberikan gambaran yang beragam tentang keadaan ekonomi kepada para penentu suku bunga Bank of England.(yds)
Sumber: CNBC