Nikkei Cetak Rekor, Saham Real Estate dan Perbankan Pimpin Penguatan
Saham Jepang ditutup menguat pada Senin (27/04), dengan Nikkei 225 naik 0,97% dan mencetak rekor tertinggi baru. Kenaikan didorong oleh penguatan di sektor real estate, perbankan, dan tekstil, meski kondisi pasar secara keseluruhan tidak sepenuhnya solid.
Di level saham, penguatan terbesar datang dari Fanuc yang melonjak 15,98% ke 7.256, diikuti Keyence yang naik 15,83% ke 73.180, serta Panasonic yang menguat 7,78% ke 3.103. Di sisi lain, tekanan terlihat pada Chugai Pharmaceutical yang turun 15,83% ke 7.445, Nomura Research Institute yang melemah 13,41% ke 4.409, dan Rohm yang turun 9,19% ke 3.419.
Lebar pasar cenderung rapuh karena saham turun lebih banyak daripada yang naik di Bursa Tokyo, dengan 2.114 turun, 1.459 naik, dan 222 tidak berubah. Sementara itu, indikator volatilitas Nikkei naik 9,11% ke 29,59, mengindikasikan pelaku pasar masih memasang premi risiko meski indeks mencetak rekor.
Dari sisi lintas aset, kenaikan harga minyak tetap menjadi faktor yang dipantau, dengan WTI naik 1,82% ke US$96,12 per barel dan Brent naik 1,98% ke US$101,09. Yen relatif stabil dengan USD/JPY turun tipis ke 159,26, sementara indeks dolar melemah ringan; kombinasi ini menjaga sentimen risk-on di ekuitas Jepang, meski volatilitas dan pergerakan komoditas menandakan pasar masih sensitif terhadap perubahan risiko global. (asd)
Sumber: Newsmaker.id