Saham AS Naik Setelah Laporan Inflasi November Sesuai Perkiraan
Saham naik pada hari Rabu (11/12) setelah laporan inflasi November sesuai dengan proyeksi ekonom, membuka jalan bagi Federal Reserve untuk kembali memangkas suku bunga pada pertemuan Desember minggu depan.
S&P 500 naik 0,6%, dan Nasdaq Composite naik 1,2%. Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 52 poin lebih rendah, atau 0,1%.
Nvidia, Tesla, dan pemimpin pasar saham lainnya memimpin kenaikan setelah data inflasi yang relatif jinak. Produsen chip itu naik tipis, dan Tesla naik lebih dari 1%.
Indeks harga konsumen November, yang mengukur sekeranjang barang dan jasa, sesuai dengan ekspektasi. Angka tersebut menunjukkan kenaikan 0,3% dari Oktober dan kenaikan 2,7% dari tahun lalu. Tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, CPI inti naik 0,3% pada bulan tersebut dan 3,3% secara tahunan.
Meskipun data inflasi ini menunjukkan laju yang lebih cepat dari bulan sebelumnya, para pedagang berspekulasi bahwa angka tersebut masih belum cukup tinggi untuk mencegah Fed memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya. Kontrak berjangka dana Fed memperkirakan kemungkinan 99,9% bahwa bank sentral akan menurunkan suku bunga pada pertemuan tersebut, menurut FedWatch Tool milik CME. (Arl)
Sumber : CNBC