Wall Street Berakhir Lebih Rendah Saat Meredanya Efek Pasca Pemilu
Saham AS berakhir turun tajam pada hari Jumat (15/11), dengan S&P 500 turun 1,3%, Dow turun 305 poin, dan Nasdaq turun 2,2%.
Investor bereaksi terhadap pernyataan agresif Ketua Fed Jerome Powell mengenai suku bunga, dengan mengutip kekuatan ekonomi, pasar tenaga kerja yang tangguh, dan inflasi yang terus-menerus, yang menyebabkan berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga. Penjualan ritel Oktober melampaui perkiraan, naik 0,4%.
Sektor teknologi mengalami kerugian yang signifikan, dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Nvidia (-3,2%), Amazon (-4,1%), Meta (-4%), dan Alphabet (-1,8%) membukukan kerugian. Saham farmasi juga mengalami kesulitan setelah berita bahwa Trump mungkin menunjuk skeptis vaksin Robert F. Kennedy Jr. untuk mengepalai Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, yang menyebabkan penurunan saham-saham seperti Amgen (-4,2%) dan Moderna (-7,4%).
Sementara selama sepekan, S&P 500 turun 2,2%, Dow turun 2,3%, dan Nasdaq turun 2,9%, membalikkan reli pasca-pemilu yang didorong oleh optimisme seputar kebijakan Presiden terpilih Trump.(yds)
Sumber: Trading Economics