• Wed, Apr 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 April 2026 03:33  |

Dolar Sentuh Tertinggi Sepekan Di Tengah Kekhawatiran Ceasefire Iran

Dolar AS menguat ke level tertinggi dalam sepekan pada Selasa (21/4) seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa gencatan senjata dalam perang AS–Israel melawan Iran akan lebih lama tercapai, sehingga memperpanjang gangguan di Selat Hormuz. Indeks dolar (DXY) naik 0,36% ke 98,43, sementara euro turun 0,44% ke US$1,1736. Yen melemah 0,37% ke 159,39 per dolar, dan pound turun 0,29% ke US$1,3493.

Sentimen dipicu kombinasi headline diplomasi yang berlawanan arah. Iran mengatakan belum memutuskan apakah akan menghadiri pembicaraan damai, sehari sebelum ceasefire berakhir, setelah pasukan AS menaiki sebuah tanker minyak Iran di laut. Ketidakpastian juga menguat setelah Gedung Putih menyatakan Wakil Presiden JD Vance belum berangkat ke Pakistan dan masih mengikuti pertemuan kebijakan tambahan, meski pasar sebelumnya berulang kali bereaksi terhadap spekulasi jadwal keberangkatannya.

Kekuatan dolar turut ditopang data AS yang solid. Retail sales Maret naik lebih kuat dari perkiraan, dengan kenaikan harga bensin mendorong lonjakan penerimaan di SPBU, sementara pengembalian pajak menopang belanja di pos lain. Di sisi kebijakan, calon Ketua The Fed Kevin Warsh menyerukan “regime change” di bank sentral, termasuk pendekatan baru pengendalian inflasi dan perubahan komunikasi yang dapat membuat pejabat The Fed lebih berhati-hati memberi panduan. Pasar futures kini mematok sekitar 30% peluang The Fed melakukan satu pemangkasan 25 bps tahun ini.

Untuk pasar FX, kanal utamanya jelas: jika prospek perdamaian makin mundur, premi risiko energi dan inflasi berpotensi bertahan lebih lama, mendorong risk-off dan menopang dolar. Fokus berikutnya adalah kepastian kehadiran Iran dalam pembicaraan, status gencatan senjata menjelang tenggat, arah minyak dan yield AS, serta sinyal kebijakan dari The Fed di bawah dinamika inflasi energi.(Arl)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai